Berita  

Buka Lembar Kegiatan Pasca Covid, Pelajar NU Ranting Bondowoso Gelar Rutinan Selapanan

MERTOYUDAN – Dengan mengambil tema “Keorganisasian Dan Beristiqomah Berorganisasi” IPNU – IPNU ranting Bondowoso menggelar pertemuan selapanan dimasjid Sirojul Khosiyah, Gedongan Kulon Bondowoso (16/01).
Diawali dengan mujahadah tahlil oleh Rois Syuriah Bondowoso, Kyai Irsyad. Dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mars IPNU – IPPNU dan Mars Syubbanul Wathon dengan penuh khidmat. Kemudian sambutan pertama oleh Faidul Hakam selaku Ketua Tanfidyah NU Ranting Bondowoso.
Faidul Hakam mengapresiasi dan berharap acara seperti ini kedepannya harus berkwalitas dan berkwantitas khususnya diranting Bondowoso. Faidul juga meminta penambahan undangan agar dimaksimalkan untuk kegiatan kegiatan berikutnya.
Masih senada, ketua IPNU rekan Andi Febrianto menyampaikan sedikit sejarah IPNU – IPPNU.
“Diawali dengan mengikuti Makesta I yang diadakan PAC Mertoyudan dan bertempat di SMK Maarif Kota Mungkid tahun 2017 akhir selama 3 hari. Bondowoso sendiri mengirimkan 9 peserta dari IPNU dan vakum hampir 2 tahunan.” Jelas Andi Febrianto
Lanjut lagi, pada awal 2020 baru mengadakan pembentukan kepengurusan bertempat dirumah rekanita Fidiatul Masamah Dowasan pada tanggal 09 Februari yang menghasilkan rekan Andi sebagai ketua IPNU dan rekanita Fidiatul Mas’amah selaku ketua IPPNU hingga saat ini.
Andi juga memberi semangat kepada anggotanya baik yang sudah aktif maupun yang baru sekedar mengikuti kegiatan. Gunakan masa muda untuk bergabung selagi masih ada kesempatan. Tidak ada ruginya ketika masuk pada organisasi IPNU – IPPNU. “Tidak ada ruginya ketika kita masuk atau bergabung”, ucapnya.
Terakhir, Andi juga menyampaikan bahwa masa periodenya sudah hampir habis dan berpesan agar mendukung dan mensukseskan ketika dilaksanakan konferensi, menjaga serta meneruskan organisasi agar tetap ngremboko dan istikomah. Tegas rekan yang juga sebagai pelaku wirausaha berjualan roti bakar ini.
Dalam hal ini IPNU – IPPNU Bondowoso juga menghadirkan rekan Takhassasu Adkha atau yang lebih kita kenal dengan rekan Adkha. Adkha membeberkan tentang manfaat organisasi.
“Banyak kegiatan yang dapat diambil atau disalurkan dalam IPNU IPPNU misalnya seni budaya, olahraga, seni rebana dan masih banyak lagi yang lainnya.”jelas pria yang juga akrab disapa Gus Aad
IPNU – IPPNU adalah sebagai gerbang atau awal masuknya organisasi Nahdlatul Ulama. Dalam berorganisasi sebisa mungkin harus menurunkan ego, mengenal lingkungan, organisasi itu sendiri dan beristikomah. Ketika sudah masuk didalamnya maka ikutlah pendidikan pendidikan yang diadakan oleh IPNU – IPPNU. Ada beberapa tingkatan tingkatan pendidikan dalam IPNU IPPNU yaitu ada Makesta, LAKMUD, LAKUD, Latpel dan masih banyak lagi.
Kontributor: Akhmad Nur Rokhman, Infokom MadiNU
Editor: Thoyyib Rizqi
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *